Loading...

Prodi KPI UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Pelatihan Kampanye Digital bagi Guru KB/TK di Wonosari Klaten

Diterbitkan pada
28 April 2026 12:46 WIB

Baca

KLATEN — Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Penguatan Mutu Berbasis Program Studi Tahun 2026 dengan tema “Pelatihan Kampanye Digital”. Kegiatan ini diselenggarakan di KB/TK Al Amin, Wonosari, Klaten, pada Selasa (28/4/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat tersebut diikuti sekitar 30 guru dan kepala sekolah KB/TK se-Kecamatan Wonosari, Klaten. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Dr. Sarbini, M.Ag.

Dalam sambutannya, Dr. Sarbini menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi Prodi KPI UIN Raden Mas Said Surakarta kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas tenaga pendidik di bidang komunikasi digital. “Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Prodi KPI UIN Raden Mas Said Surakarta, sekaligus sebagai upaya untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital,” ujarnya.

Materi pertama disampaikan oleh dosen Prodi sekaligus Ketua Prodi KPI, Joni Rusdiana, S.Sos., M.I.Kom., dengan judul “Perencanaan Promosi Sekolah Menggunakan AIDA”. Joni lebih banyak menjelaskan konsep dan teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), disertai contoh penerapannya dalam berbagai kasus promosi. Menurut Joni, pemahaman terhadap tahapan komunikasi dalam AIDA dapat membantu sekolah merancang promosi yang lebih terarah. “Promosi sekolah tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi perlu dirancang agar mampu menarik perhatian, membangun ketertarikan, menumbuhkan keinginan, dan mendorong masyarakat untuk mengambil tindakan,” jelasnya.

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh mahasiswa Prodi KPI, Tiffani Latifatul Khobiroh dan Fathimah Nur Sholikah, yang menyampaikan materi “Campaign Digital”. Jika materi sebelumnya menekankan aspek teori dan strategi, keduanya lebih fokus pada aspek teknis produksi kampanye digital. Peserta diperkenalkan pada tahapan pembuatan konten kampanye, mulai dari menentukan pesan, menyusun materi, hingga mengemasnya dalam bentuk konten digital yang menarik dan sesuai dengan karakteristik audiens. Melalui pelatihan tersebut, Prodi KPI berharap para guru dan kepala sekolah dapat mengembangkan kemampuan komunikasi digital untuk mendukung promosi dan pengenalan lembaga pendidikan kepada masyarakat.